ADOBE PHOTHOSHOP

Cara Menggunakan Photoshop

Langkah 1. Menjalankan Adobe Photoshop

cara menggunakan photoshop untuk membuat dokumen baru

Perangkat lunak adobe photoshop pada umumnya terletak di direktori c:/program files/adobe/adobe photoshop [...*] tergantung versi (contoh CC, CS6, CS5 dan lain-lain). Software ini juga dapat ditemukan di desktop pada windows dengan ikon berwarna biru dengan tulisan Ps. Selain itu Adobe photoshop dapat ditemukan dengan menggunakan fitur pencari di windows melaui Windows + S dan ketik "adobe photoshop". Untuk menjalankanya cukup klik dua kali programnya atau klik kanan lalu open. 

Langkah 2. Membuat dokumen baru

membuat dokumen baru adobe photoshop pada artikel cara menggunakan photoshop

Dokumen baru dapat dibuat dengan mengklik menu File > New dibagian atas kiri tampilan. Selain itu dokumen baru pada photoshop dapat diakses melalui keyboard shortcut Ctrl + N. Setelah muncul jendela New dapat diatur berbagai pengaturan dokumen seperti ukuran, resolusi dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan. Adobe photoshop juga sudah menyediakan berbagai model pengaturan yang tersedia pada dropdown preset. Setelah selesai diatur, lakukan klik tombol Ok untuk menuju dokumen baru yang baru dibuat. Dokumen dapat diatur kembali pada menu Image > Image size. Dokumen baru juga dapat otomatis dibuat dengan cara membuka gambar dalam photoshop (Langkah 3).

Langkah 3. Membuka gambar atau foto ke dalam photoshop

Membuka gambar atau foto ke dalam adobe photoshop pada artikel cara menggunakan photoshop

Cara membuka gambar dalam photoshop cukup mudah. Hal ini dapat dilakukan dengan mengakses menu File > Open. Setelah muncul jendela Open lalu cari file yang akan dibuka. Setelah didapatkan kemudian klik tombol Ok. Cara ini juga dapat digunakan untuk membuka berbagai jenis file yang disuport oleh Adobe Photoshop. Berbagai jenis file image sudah disuport oleh Adobe photoshop secara default. Namun demikian pengguna juga dapat menambah jumlah ekstensi yang dapat disuport photoshop dengan mendownload plugin tertentu di internet.

Langkah 4. Membuat layer baru dalam photoshop

membuat layer baru dalam adobe photoshop pada artikel cara menggunakan photoshop

Layer merupakan komponen atau bagian bagian yang membentuk suatu dokumen dalam photoshop. Layer dapat di analogikan sebagai kepingan puzzle dalam satu set permainan puzzle. Cara membuat layer baru dalam photoshop dapat dilakukan dengan mengklik menu Layer > Layer pada menubar. Yang perlu diketahui oleh pengguna photoshop, Pada kumpulan layer (Layers) yang biasa terletak pada kanan bawah daerah kerja photoshop, urutan layer dari atas ke bawah menentukan posisi layer pada dokumen. Layer yang berada pada urutan teratas akan menutupi layer yang berada di urutan dibawahnya.

Langkah 5. Menggunakan fitur seleksi pada photoshop

cara menyeleksi gambar atau foto dalam adobe photoshop pada artikel cara menggunakan photoshop

Fitur seleksi merupakan keunggulan dari photoshop sekaligus yang cukup sulit dikuasai oleh pemula. Kesulitan dari penggunaan fitur ini berkaitan dengan kerapian dari hasil seleksi. Fitur ini dapat digunakan untuk memotong gambar atau foto. Selain itu fitur seleksi dapat digunakan untuk menhilangkan bagian-bagian dari gambar yang tidak diinginkan. Adobe photoshop menyediakan setidaknya tiga jeni fitur seleksi yaitu Marquee tool, Lasso tool dan Quick selection tool atau magic wand tool. Masing-masing jenis fitur seleksi memiliki keunggulan dan kelebihannya sendiri. Fitur ini dapat ditemukan pada toolbox di bagian kiri daerah kerja photoshop.

Langkah 6. Menambah tulisan dalam photoshop

cara menambah tulisan ke dalam adobe photoshop pada artikel cara menggunakan photoshop

Cara menambah tulisan pada gambar menggunakan photoshop dilakukan dengan menggunakan type tool. Untuk dapat mengakses fitur ini dengan cepat dapat menggunakan shortcut T pada keyboard. Pengaturan jenis tulisan serta ukuran huruf dan lain lain dapat ditemukan di bawah menubar setelah toolbox type tool di klik. Dengan menambahkan text ke dalam dokumen secara otomatis akan membuat layer baru layers (F7).

Langkah 7. Mengatur efek gambar atau foto dalam photoshop

Mengatur efek gambar atau foto ke dalam adobe photoshop pada artikel cara menggunakan photoshop

Adobe photoshop memiliki bayak fitur untuk mengatur efek gambar foto atau tulisan. Fitur fitur ini dapat ditemukan di menu Filter, menu Image > Adjustments dan blending option. Blending option dapat diakses dengan cara mengklik kanan layer lalu pilih blending option. Dengan mengatur dan mengedit efek gambar foto atau tulisan pengguna adobe photoshop dapat menambahkan stroke, shadow, mempertajam gambar, mengaburkan, mengatur Hue/Saturation serta efek lain pada layer yang dipilih.


Langkah-langkah dalam mengoperasikan Adobe photoshop:

- Klik program adobe photoshop.
- Klik,accept.



Bagian-bagian pada Adobe Photoshop:
- Title bar,menu bar,dan tool box.
- Work area,ini digunakan untuk tempat mengolah gambar pada saat ingin di edit.

- Toolbox,ini digunakan utuk memilih alat yang ingin digunakan dalam pengeditan gambar.

Bagian-bagian dalam toolbox:
1.Tool seleksi
- Marquee:digunakan untuk membuat seleksi dalam bentuk persegi panjang,lingkaran ataupun baris.
- Move:digunakan untuk menggeser obyek pada layer yang aktif.
- Lasso tool:digunakan untuk membuat seleksi bebas.
- Magic wand:digunakan untuk membuat seleksi berdasarkan tingkat kesamaan warna.Lihat 

2.Painting and editing
- Healing:digunakan untuk membuat duplikat dari obyek dengan cara menggeser.
- Paint brush:digunakan untuk membuat goresan kuas pada foto atau gambar yang ingin diwarnai.
- Clone stamp:digunakan untuk mengambil contoh permukaan tertentu,untuk di copy kan pada permukaan   bagian lain.
- History Brush:digunakan untuk mengembalikan gambar atau foto pada posisi tertentu.
- Eraser:digunakan untuk menutupi warna dengan warna bagian depan.
- Paint bucket:digunakan untuk mengisi daerah yang mirip warnanya dengan warna daerah tempat yang menekan mouse.
- Blur:digunakan jika kita ingin menggelapkan warna pada gambar atau objek.
- Dodge:digunakan jika kita ingin menerangkan warna pada gambar atau obyek.


3.Tool special
- Path compenent:Menggeser letak titik yang sudah di buat pada path.
- Text:digunakan untuk menulis text horizontal pada gambar atau obyak.
- Pen:digunakan untuk membuat path yang digunakan sebagai alat gambar.
- Rectangle:digunakan untuk membuat kotak segi empat.
- Notes:digunakan untuk membuat catatan pada gambar atau obyek dan dapat di tambah dengan penggunaan audio.
- Eyedropper:digunakan untuk mengganti warna bagian depan dengan contoh warna yang diinginkan.

4.Navigasi
- Hand:digunakan untuk menggeser bidang kerja pada posisi yang kita inginkan.
- Zoom:digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar atau obyek.


5.Navigator pallete: digunakan untuk melakukan pembesaran gambar atau obyek.

6.Color pallete: digunakan untuk memilih warna gambar atau obyek.
7.History Pallete: fungsiya sama dengan undo,dapat kembali ke langkah selanjutnya dengan klik satu kali.

Cara memilih gambar atau obyek yang akan di edit:
- Pada menu bar,pilih file,open,dan pada kotak dialog pilih gambar atau obyek yang akan anda edit.(misanya:meond 4177).

- Lalu klik tombol OK.Maka obyek yang anda pilih akan tampil pada kotak work area.Untuk lebih jelasnya. Apabila gambar telah muncul maka gambar siap untuk di edit.Misalnya anda ingin memberi efek terang pada gambar atau obyek maka:
- klik filter,
- distort glow.

 - pada kotak yang tampil,kita dapat memilih seberapa terang gambar yang kita inginkan dengan menggeser kursor pda kotak sebelah kanan.
- Lalu klik Ok.
 

Jika anda ingin menambah tulisan pada gambar atau obyek:
- Pada menu toolbox,klik Text tool.

- Lalu klik pada bagian yang ingin diberi tulisan.kemudian tulis tulisan yang anda inginkan.

Dan apabila anda ingin memberikan goresan kuas pada gambar:
- Klik brush tool pada tool box,Lihat gambar di bawah ini:Lalu anda juga bisa mengganti warna pada brush dengan klik,Foreground color. Kemudian klik warna yang anda inginkan pada kotak warna,klik OK pada kotak.
- Setelah itu,klik kursor pada bagian yang anda ingin beri warna.


Anda juga bisa memberi variasi lain pada brush,dengan mengubah type brush.Caranya:
- Klik brushes,pada bagian kanan work area, Pada kotak yang tampil,klik di bagian pojok,kanan,atas,lalu pilih group brush,misalnya special effect brushes. Maka akan tampil berbagai type brush yang dapat anda pilih,Misalnya type brush butterfly.Lalu klik close tab yang ada pada kotak.

 - Selanjutnya,tentukan dimana anda akan memberi warna gambar dengan menggunakan butterfly brush.Jika sudah selesai.

Untuk memperkecil ukuran foto maka pilih:
- Image,image size pada menu bar.

 - Lalu ubah ukuran panjang dan lebar foto pada kotak yang muncul.
 -Klik OK.Maka ukuran gambar akan mengecil. Jika pengeditan gambar telah selesai,anda dapat menyimpan gambar dengan cara:
- Klik file pada menu bar,save AS.Pada kotak save AS ubah nama file dan format gambar menjadi JPEG.
- Kemudian Save. Setelah proses menyimpan gambar selesai,klik:
- Close gambar.

 - Setelah itu,akan muncul kotak Adobe Photoshop CS4,pada kotak tsb,klik NO. yang anda telah edit,akan tersimpan dengan sendirinya.

- Lalu klik close tab pada kanan atas,untuk keluar dari program Pengertian Photoshop

Photoshop?? Semua pasti kenal dengan sofware pualing Mantab yang satu ini , dengan software ini kita dapat mengedit gambar/foto dengan semau kita, Dan satu-satunya software Pengolah gambar yang paling hadal yang pernah ada .heheDan berikut Penjelasan Photoshop dari wikipedia

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaaniklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , versi (ketigabelas) adalah Adobe Photoshop CS6, dan Versi yang terakhir adalah versi(keempatbelas) Adobe Photoshop CS7 . 

Sejarah Photoshop

Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; “total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan” dengan cara ini.
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.Sumber ( wikipedia)

Fungsi Photoshop

Banyak sekali fugnsi Photoshop , tapi sebelum itu mari saya jelaskan Fungsi Tool-tool Photoshop.

Crop & Slice Tool 


Crop & Slice Tool
Crop Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memotong gambar, foto ataupun canvas (kertas kerja). Pemotongan dengan alat ini dilakukan secara permanen mengubah bentuk dimensi lebar dan tinggi foto. Pemotongan dilakukan dengan menentukan area potong berbentuk kotak dari sebuah foto.
Crop & Slice ToolSlice Tool – Shortcut (C), digunakan untuk kebutuhan website dengan cara memotong hasil desain yang telah dibuat di Photoshop menjadi potongan yang lebih kecil.
Crop & Slice Tool
Slice Select Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool.

Annotation, Measuring & Navigation Tool

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Eyedropper Tool – Shortcut (I), digunakan untuk mengambil sample warna dari sebuah gambar ataupun foto, sample warna diambil dengan cara mengklik warna target yang kemudian secara otomatis akan mengubah warna depan (foreground color) pada toolbox.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Ruler Tool – Shortcut (I), digunakan untuk mengukur dimensi lebar dan tinggi.  alat ini biasanya digunakan untuk kebutuhan website seperti mengukur dan memperkirakan interface tinggi & lebar tombol, header ataupun area website lainnya. Satuan yang digunakan biasanya pixels.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Note tool – Shortcut (I), digunakan untuk memberikan catatan pada hasil desain yang telah di buat. Catatan ini berguna sebagai pengingat dalam proses pembuatan desain ataupun dapat berguna sebagai media untuk penyampaian sebuah pesan ketika bekerja secara team.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Hand Tool – Shortcut (H), digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang foto atau gambar di dalam window view area atau dalam kondisi gambar sedang di perbesar (zoom in). Cukup tekan dan tahan tombol spasi untuk meminjam alat ini.
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Zoom Tool – Shortcut (Z), digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan foto atau gambar. Pengaturan zoom in atau zoom out dapat dilakukan melalui option bar.

Selection Tool


Selection Tool
Move Tool – Shortcut (V), alat ini digunakan untuk memindahkan posisi layer dalam satu foto ataupun memindahkan sebuah foto atau layer dalam sebuah foto ke foto yang lain / foto yang berbeda.

Selection Tool
Rectangular Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan diatas alat ini maka akan muncul alat lain dari kelompok marquee tool seperti Eliptical Marquee Tool, Single Row Marquee tool dan Single Column Marquee Tool.
Selection Tool
Eliptical Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti menyeleksi lingkaran mata, ban mobil dan objek lain. Alat ini masih satu kelompok dengan Rectangular Marquee Tool.
Selection Tool
Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, alat ini akan membentuk seleksi sesuai dengan gerakan mouse, penggunaan alat ini sangat bergantung dengan gerakan mouse sehingga cukup sulit mengendalikan dan mencapai hasil yang maksimal.
Selection Tool
Polygonal Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas bersudut, alat ini membentuk seleksi melalui titik-titik point yang dibuat dengan menggunakan klik kiri mouse. Alat ini juga dapat digunakan untuk memotong dan mengubah background foto.
Selection Tool
Magnetic Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi.
Selection Tool
Magic Wand Tool – Shortcut (W), digunakan untuk  menyeleksi satu jenis warna (warna solid) pada foto. Alat ini dapat menyeleksi dengan pengaturan nilai tolerance atau nilai cakupan warna, semakin besar nilai tersebut maka semakin luas cakupan warna yang di seleksi.

Retouching Tool 

Retouching Tool
Spot Healing Brush – Shortcut (J), digunakan untuk menghapus noda pada sebuah foto ataupun gambar, alat ini juga biasanya digunakan untuk menghilangkan noda di wajah ataupun menghilangkan jerawat diwajah.
Retouching Tool
Patch Tool – Shortcut (J), digunakan untuk memperbaiki foto dengan cara memanfaatkan pola yang terdapat pada foto tersebut. Perbaikan dilakukan dengan menyeleksi kerusakan area kemudian menarik seleksi tersebut diatas pola target untuk menutupi area kerusakan.
Retouching Tool
Red Eye Tool – Shortcut (J), digunakan untuk menghilangkan efek mata merah yang timbul pada foto akibat pengambilan foto dalam kondisi gelap menyebabkan flash kamera memantulkan warna merah pembuluh darah dibalik mata.
Retouching Tool
Clone Stamp Tool – Shortcut (S), digunakan untuk mengambil sample dari sebuah area gambar kemudian mengkloning / menerapkan sample tersebut untuk dilukiskan diatas area foto lain berdasarkan sample foto yang diambil.
Retouching Tool
Pattern Stamp Tool – Shortcut (S), digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu sesuai dengan pola yang dipilih pada option bar.
Retouching Tool
Eraser Tool – Shortcut (E), digunakan untuk menghapus foto atau gambar dalam sebuah layer raster.
Retouching Tool
Background Eraser Tool – Shortcut (E), digunakan untuk menghapus foto atau gambar sehingga menghasilkan layer transparant pada bagian foto atau pada area yang dihapus.
Retouching Tool
Magic Eraser Tool – Shortcut (E), digunakan untuk menghapus area tertentu dari sebuah foto atau gambar yang memiliki warna yang serupa (satu warna solid) menjadi transparan dengan satu kali klik pada area warna tersebut. Bisa dimanfaatkan untukmenghapus background satu warna.
Retouching Tool
Blur Tool – digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu dari sebuah foto atau gambar. Dengan mengaburkan gambar akan memberikan kesan halus, blur juga dapat menyamarkan pixels gambar.
Sharpen Tool – digunakan untuk menajamkan area tertentu dari sebuah foto atau gambar.
Smudge Tool – digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu dari sebuah foto atau gambar seolah-olah di pengaruhi oleh sapuan jari telunjuk diatas sebuah lukisan.
Dodge Tool – Shortcut (O), digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada gambar atau foto dengan memberikan highlights pada area tertentu hingga area tersebut tampak lebih cerah / terang.
Burn Tool – Shortcut (O), digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada gambar atau foto dengan memberikan shadow / bayangan pada area tertentu hingga tampak lebih gelap.
Sponge Tool – Shortcut (O), digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada area gambar atau foto.

Painting Tool

Painting Tool
Brush Tool – Shortcut (B), digunakan untuk melukis foto atau gambar dengan goresan kuas berdasarkan warna depan (foreground color) yang telah dipilih.
Painting Tool
History Brush Tool – Shortcut (Y), digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image.
Art History Brush Tool – Shortcut (Y), digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari image, dengan model artistik tertentu.
 Pencil Tool – Shortcut (B), digunakan untuk melukis dengan efek goresan pensil.
Gradient Tool – Shortcut (G), digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan perpaduan dua warna atau lebih. Gradient ini juga memiliki beberapa pengaturan dan tipe untuk menghasilkan efek perpaduan warna yang sesuai dengan keinginan.
Paint Bucket Tool – Shortcut (G), digunakan untuk mengecat atau mewarnai area tertentu atau layer tertentu berdasarkan warna depan (foreground color) yang telah dipilih.

Drawing and Type Tool

Drawing and Type Tool
Path Selection Tool – Shortcut (A), digunakan untuk menyeleksi path yang telah dibuat dengan menggunakan pen tool.
Drawing and Type Tool
Horizontal Type Tool – Shortcut (T), digunakan untuk membuat teks secara horizontal. Selain alat ini ada juga Vertical Type Tool untuk membuat teks secara vertical dan type mask untuk membuat teks dalam bentuk seleksi.
Pen Tool – Shortcut (P), digunakan untuk menggambar path sudut ataupun lengkung. Alat ini biasa juga digunakan untuk menyeleksi objek. Selain alat ini ada kumpulan alat lain untuk menambah titik point, mengurangi dan memodifikasi path yang telah dibuat.


Komentar